Kamis, 03 Maret 2011

Farmasi UGM

Program Studi S1
Pogram studi dan minat
Penyelenggaraan Program Studi Ilmu Farmasi untuk S1, S2, dan S3 didasarkan atas SK Dirjen Dikti No. 153/DIKTI/Kep/2007 tanggal 21 September 2007. Untuk Prodi S1, Fakultas Farmasi menyelenggarakan satu program studi untuk Program Pendidikan Sarjana (S1) yaitu Program studi Ilmu Farmasi dengan 3 (tiga) minat yaitu:
(1) Farmasi Sains dan Industri
(2) Farmasi Komunitas dan Klinik
(3) Farmasi Bahan Alam

Kompetensi lulusan
Lulusan pendidikan di Fakultas Farmasi UGM diharapkan mempunyai kompetensi sebagai berikut:

1. Program Pendidikan Sarjana (Program Pendidikan Akademik S-1)
Tahap Pendidikan Sarjana merupakan pendidikan yang bulat. Mahasiswa yang telah menyelesaikan program ini diharapkan mempunyai kompetensi:

  • Kemampuan mengenali, mengamati melakukan pendekatan dan memecahkan masalah dalam ilmu kefarmasian.
  • Pengetahuan yang cukup untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan inovatif ilmiah dalam penelitiannya.
  • Dasar yang cukup untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
  • Kemampuan mengadakan, mengembangkan, menyediakan dan mengendalikan mutu sediaan farmasi serta memahami manfaat klinisnya.
  • Kemampuan menganalisis, memeriksa kemurnian dan menetapkan kadar obat yang digunakan dalam peracikan.
  • Kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis makanan dan zat tambahan pada makanan serta bahan beracun dalam makananan
  • Keahlian tentang stabilitas sediaan farmasi dan persyaratan penyimpanannya. Di samping itu ia memahami cara pemberian, pelepasan zat aktif dari sediaan, absorsi dan disposisisnya serta pengaruh interaksi faktor-faktor tersebut pada kerja awal, intensitas dan lama khasiat obat.
  • Kemampuan mengulas publikasi ilmiah, membuat ringkasan, mengartikan data dan menarik kesimpulan serta mengambil manfaat praktis dari suatu penemuan dalam hubungannya dengan penggunaan klinis sediaan farmasi.
  • Kemampuan bertindak secara bertanggungjawab dalam lingkungan masyarakat.

2. Program Pendidikan Apoteker (Program Pendidikan Profesi)
Program Pendidikan Apoteker merupakan pendidikan lanjutan dari Program Pendidikan Sarjana Farmasi untuk menghasilkan tenaga professional dalam bidang kefarmasian. Mahasiswa yang telah menyelesaikan program ini mempunyai kompetensi sama dengan sarjana farmasi ditambah dengan:

  • Kemampuan meracik obat, baik obat sintetik maupun alamiah (yang selanjutnya disebut obat) menjadi bentuk sediaan obat yang tepat dengan memperhatikan sifat-sifat fisika, kimia, biofarmasetika, dan farmakologisnya.
  • Kemampuan memahami macam, khasiat, dosis, efek samping kontra indikasi, cara penggunaan, metabolisme dan toksisitas obat sesuai dengan tingkat penyakit dan keadaan pasien yang akan diobati. Di samping itu ia memahami komposisi dan bentuk sediaan obat jadi yang ada dalam peredaran serta pengaruh umur, jenis kelamin dan komplikasi penyakit akibat efek samping.
  • Kemampuan memahami komposisi, indikasi, kontra indikasi, efek samping, cara, aturan dan batasan pemakaian obat jadi yang ada di pasaran.
  • Kemampuan mengidentifikasi berbagai sediaan farmasi berdasarkan atas bentuk dan warna sediaan dan jika diperlukan dapat melakukan cara analisis yang sesuai.
  • Kemampuan memilih obat yang tepat untuk digunakan secara rasional pada terapi dan memberikan alasan obyektif atas pillihannya.
  • Kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien dengan pasien tentang cara penggunaan obat yang rasional, baik obat atas resep maupun obat bebas.
  • Kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan tenaga kesehatan lain tentang pengobatan pasien, agar pasien memperoleh pengobatan yang optimal, dapat memberikan keterangan tentang interaksi obat baik yang merugikan atau yang menguntungkan terapi.
  • Kemampuan memahami dan melaksanakan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan sediaan farmasi, perbekalan farmasi dan makanan.
  • Kemampuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuannya dalam bidang-bidang seperti diuraikan di atas dan mengamalkan kode Etik Apoteker.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar